Pengertian Soft Skill & Jenisnya

Insight Mar 25, 2023

Pada saat masih di dunia Pendidikan, tentunya para guru atau dosen di Lembaga Pendidikan akan menggaungkan soft skill yang harus dimiliki para siswanya. Alasannya supaya para siswa tersebut dapat memiliki peluang lolos seleksi yang lebih besar ketika mereka akan melamar pekerjaan. Namun ketika Anda mendengar istilah soft skill, apa Anda tahu definisinya? Bagaimana cara kerjanya? Dan bagaimana seseorang dapat mengembangkan softskill yang harus dimilikinya? Bagi Anda yang ingin mengetahuinya penting untuk menyimak artikel berikut ini.

Pengertian Soft Skill

Soft skill adalah keterampilan non-teknis yang penting untuk berhubungan dengan cara Anda bekerja. Termasuk bagaimana Anda berinteraksi dengan rekan kerja, bagaimana Anda memecahkan masalah, dan bagaimana Anda mengelola pekerjaan Anda.

Mengapa Menguasainya Menjadi Hal Yang Penting?

Soft skill sangat penting untuk dunia kerja karena dapat membantu Anda bekerja dengan baik dengan orang lain. Keterampilan komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan beradaptasi memungkinkan Anda terhubung dengan rekan kerja, mengungkapkan ide, menerima umpan balik, dan mencapai kesepakatan saat bernegosiasi. Inilah yang membuat keterampilan ini menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesuksesan karier.

Bagaimana Soft Skill Bekerja?

Setelah memahami pengertian dasarnya, keterampilan ini diketahui berhubungan erat dengan cara seseorang bekerja. Di dalamnya termasuk kemampuan interpersonal, komunikasi, mendengarkan, manajemen waktu, pemecahan masalah, kepemimpinan, dan empati. Kompetensi tersebut menjadi salah satu aspek yang paling dicari perusahaan karena dibutuhkan dalam hampir setiap pekerjaan.

Di dunia kerja, seseorang mungkin sangat unggul secara teknis. Namun, jika tidak mampu mengatur waktu atau bekerja sama dalam tim, performanya bisa kurang optimal. Kemampuan non-teknis inilah yang membantu seseorang beradaptasi dengan lingkungan kerja dan berkolaborasi secara efektif.

Selain itu, keterampilan interpersonal juga berperan penting bagi keberhasilan perusahaan. Hampir setiap pekerjaan mengharuskan karyawan berinteraksi dengan orang lain dalam berbagai situasi. Oleh karena itu, banyak perusahaan mencari kandidat yang memiliki kemampuan adaptasi dan komunikasi yang baik karena lebih mudah berkembang dalam berbagai kondisi kerja dan juga memiliki kemampuan problem solving yang baik.

Contoh Soft Skill

Keterampilan ini sangat penting dalam berbagai bidang pekerjaan yang berhubungan langsung dengan pelanggan. Untuk memberikan layanan yang baik, seseorang perlu mampu mendengarkan kebutuhan pelanggan, berkomunikasi dengan sopan, serta problem solving untuk customer. Kemampuan tersebut dapat membuat pelanggan merasa dihargai dan meningkatkan kepuasan mereka terhadap layanan yang diberikan.

Contoh lainnya adalah kemampuan bersikap proaktif, membangun hubungan yang baik dengan orang lain, mengelola waktu secara efektif, serta menjaga sikap positif dalam bekerja.

Jenis-jenis Soft Skill

Soft skill termasuk atribut pribadi, ciri kepribadian, dan kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk sukses di tempat kerja. Soft skill mencirikan bagaimana seseorang berinteraksi dalam hubungannya dengan orang lain. Jenis-jenis soft skill antara lain: kemampuan beradaptasi, komunikasi, kemampuan melakukan kompromi, berpikir kreatif, keteguhan, kepemimpinan, kemampuan untuk mendengarkan dan berempati, etos kerja, kerja tim, tingkah laku serta pemikiran yang positif, manajemen waktu, motivasi, penyelesaian masalah, berpikir kritis, resolusi konflik, perundingan. Itulah apa yang dimaksud dengan soft skill berdasarkan jenis-jenisnya.

Bagaimana Memperoleh Soft Skill?

Berbeda dengan hard skill yang berfokus pada kemampuan teknis, keterampilan non-teknis lebih berkaitan dengan cara seseorang memahami, berinteraksi, dan bekerja sama dengan orang lain. Kemampuan ini memang lebih sulit dipelajari di ruang kelas dan tidak mudah diukur secara objektif. Meski demikian, kompetensi tersebut tetap dapat dikembangkan melalui berbagai cara berikut:

A. Program Pelatihan Kerja

Beberapa program pelatihan kerja mencakup soft skill. Mereka mungkin mendiskusikan soft skill sehingga pencari kerja tahu siapa mereka dan pentingnya menyoroti mereka di resume mereka. Ada juga kursus online gratis yang membahas dan dapat membantu Anda perihal ini.

B. On The Job Training

Praktek langsung di tempat kerja pada saat pelatihan dengan senior akan memberikan wawasan dan pengalaman secara langsung berhubungan dengan keterampilan teknis dan juga memberikan banyak hal yang berkaitan dengan apa yang dimaksud dengan keterampilan non-teknis tersebut. Dalam hal ini, para senior akan memberi contoh langsung terkait bagaimana cara kerja dan cara bersikap ketika sedang bekerja.

C. Pendidikan dan Kesukarelawanan

Semakin tinggi dan memiliki kredibilitas yang baik suatu Lembaga Pendidikan, maka soft skill yang dipelajari pun akan semakin baik dan modern. Di sisi lain, menjadi relawan juga akan mengasah soft skill seseorang secara tidak langsung. Alasannya karena kegiatan sukarelawan akan mengajarkan seseorang untuk bekerja dengan baik dan ikhlas, yang membuat seseorang terbiasa bekerja dengan prinsip yang positif.

Cara Menunjukan Soft Skill

Saat melamar pekerjaan baru, tunjukkan kemampuan interpersonal dan kompetensi pendukung karier yang Anda miliki. Mulailah dengan membuat daftar keterampilan yang relevan dengan posisi yang dituju, lalu sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Cantumkan beberapa kemampuan tersebut pada resume, khususnya di bagian keterampilan. Anda juga dapat menonjolkannya dalam surat lamaran dengan memberikan contoh nyata yang menunjukkan bahwa Anda memiliki kompetensi tersebut.

Selanjutnya, saat wawancara kerja, tunjukkan kemampuan Anda melalui sikap yang ramah, profesional, dan mudah diajak berkomunikasi. Mendengarkan pertanyaan pewawancara dengan baik dan memberikan respons yang tepat juga merupakan salah satu cara menunjukkan kualitas diri yang dicari perusahaan.

Bagaimana Cara Meningkatkannya?

Anda dapat mempelajari keterampilan baru atau meningkatkan kemampuan yang sudah dimiliki melalui kelas online, pelatihan kepemimpinan, maupun program mentoring. Selain itu, Anda juga dapat mengembangkan kemampuan interpersonal dengan mengenali area yang masih perlu ditingkatkan dan menetapkan target pengembangan diri.

Misalnya, jika ingin meningkatkan kemampuan mendengarkan, mulailah dengan memberikan perhatian penuh saat rekan kerja berbicara serta meminta klarifikasi ketika ada hal yang belum dipahami.

Kesimpulan

Soft skill merupakan keterampilan non-teknis yang berperan penting dalam mendukung kesuksesan seseorang di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Kemampuan ini mencakup berbagai aspek seperti komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, manajemen waktu, kemampuan beradaptasi, empati, hingga penyelesaian masalah. Meskipun sering kali tidak terlihat secara langsung seperti keterampilan teknis, keberadaannya sangat menentukan bagaimana seseorang berinteraksi dengan orang lain dan menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaannya.

Di era kerja modern, perusahaan tidak hanya mencari kandidat yang memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga individu yang mampu bekerja sama, berpikir kritis, dan berkomunikasi secara efektif. Seseorang yang memiliki kompetensi interpersonal yang baik cenderung lebih mudah membangun hubungan kerja yang positif, menyelesaikan konflik secara profesional, serta beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan kerja. Oleh karena itu, kemampuan ini menjadi salah satu faktor yang sering dipertimbangkan oleh perusahaan dalam proses rekrutmen maupun pengembangan karier karyawan.


Kabar baiknya, keterampilan ini bukanlah sesuatu yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu sejak lahir. Setiap individu memiliki kesempatan untuk mengembangkannya melalui berbagai cara, seperti mengikuti program pelatihan, mendapatkan pengalaman kerja secara langsung, aktif dalam kegiatan organisasi, maupun terlibat dalam aktivitas sukarelawan. Semakin sering seseorang berinteraksi, bekerja sama, dan menghadapi berbagai situasi yang menantang, maka semakin terasah pula kemampuan interpersonal yang dimilikinya.

Baca Juga: Meningkatkan Kinerja: Pentingnya Training Soft Skills

Selain itu, penting bagi setiap pencari kerja untuk mampu menunjukkan kompetensi tersebut dalam resume, surat lamaran, maupun saat wawancara kerja. Dengan memberikan contoh nyata mengenai pengalaman bekerja sama dalam tim, memimpin suatu kegiatan, atau menyelesaikan masalah tertentu, perusahaan dapat melihat nilai tambah yang dimiliki oleh kandidat tersebut.

Pada akhirnya, penguasaan soft skill bukan hanya membantu seseorang memperoleh pekerjaan, tetapi juga mendukung perkembangan karier dalam jangka panjang. Ketika kemampuan teknis dipadukan dengan komunikasi yang baik, sikap profesional, dan kemampuan beradaptasi yang tinggi, seseorang akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang, dipercaya, dan mencapai kesuksesan dalam dunia kerja yang semakin kompetitif.


Referensi:

Asbari, M., dkk. (2020). Apa Membangun Inovasi Guru Sekolah Islam? Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 143-172.

http://dx.doi.org/10.32478/evaluasi.v4i1.362

Che, T., Wu, Z., Wang, Y. & Yang, R. (2019). Impacts Of Knowledgesourcing On Employee Innovation: The Moderating Effect Of Information Transparency. Journal of Knowledge Management, Vol. 23 No. 2, pp. 221-239.

Doyle, A. (2022). The Balance. Diakses dari:

https://www.thebalancemoney.com/what-are-soft-skills-2060852

iProspect. (2022). 5 Cara Meningkatkan Lewat Kebiasaan Sehari-hari. Pijar Mahir. Diakses dari:

https://pijarmahir.id/blog/news/cara-meningkatkan-lewat-kebiasaan-sehari-hari

Istighfarah, A. (2022). Pengertian dan Bagaimana Cara Meningkatkannya. Campus Life. Diakses dari:

https://www.quipper.com/id/blog/quipper-campus/campus-life/n-pengertian-contoh-cara-meningkatkan-soft-skill/

Mulyadi, M., Sinaga, W. M. B., Nirwana, D., & Manulang, R. (2022). The Effect of Organizational Learning on Improving Hard Skills, and Innovation on Performance. Jurnal Prajaiswara, 3(2), 126–146.

https://doi.org/10.55351/prajaiswara.v3i2.51

Sandroto. (2021). Pelatihan: Untuk Kesuksesan Kerja Bagi Siswa-Siswi Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 298-305. http://dx.doi.org/10.31604/jpm.v4i1.298-305

Tags

PasarTrainer Team

Corporate Training Specialist

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.