Langkah Kecil, Buka Masa Depan: PasarTrainer Berbagi Ilmu Bersama Sahabat Anak Cijantung
Bagi sebagian orang, satu hari mungkin terasa seperti waktu yang singkat. Namun, satu hari yang diisi dengan pengetahuan baru, keberanian untuk mencoba, dan kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang baru dapat menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar.
Semangat itulah yang dibawa PasarTrainer dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) tahunannya pada 5 September 2026 di Sahabat Anak Cijantung (SaCi), Jakarta Timur. Mengusung tema “Langkah Kecil, Buka Masa Depan”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PasarTrainer untuk terus berbagi pengetahuan dan kepedulian kepada masyarakat dan sekitarnya.
Pendidikan sebagai Langkah untuk Membuka Kesempatan
Sejak awal berdirinya, PasarTrainer secara rutin menjalankan kegiatan CSR sebagai bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Meski sebagian besar kegiatan berfokus pada pendidikan, PasarTrainer juga pernah menjalankan berbagai kegiatan sosial lainnya, mulai dari donasi untuk PMI, pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan, hingga memberikan helm gratis bagi pengemudi ojek online Tuli.
Keragaman kegiatan tersebut mencerminkan fokus CSR PasarTrainer yang berada di persimpangan antara sosial, pendidikan, dan kesehatan.
Pendidikan kemudian menjadi salah satu perhatian utama karena memiliki keterkaitan erat dengan bisnis PasarTrainer sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembelajaran dan pengembangan kompetensi.
Bagi PasarTrainer, berbagi ilmu bukan hanya dilakukan melalui program training untuk perusahaan. Semangat untuk belajar dan bertumbuh juga perlu hadir di ruang-ruang lain, termasuk bagi mereka yang mungkin memiliki akses yang lebih terbatas terhadap kesempatan belajar.
Karena itu, setiap tahunnya PasarTrainer terus menghadirkan kegiatan CSR dengan tema yang berbeda. Pada tahun ini, tema “Langkah Kecil, Buka Masa Depan” dipilih untuk menggambarkan keyakinan bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Terkadang, perubahan cukup dimulai dari satu pengetahuan baru, satu keberanian untuk mencoba, atau satu keterampilan sederhana yang kemudian terus dikembangkan.
Kenapa Sahabat Anak Cijantung?
Pilihan PasarTrainer untuk menjalankan kegiatan tahun ini bersama Sahabat Anak Cijantung berawal dari rekomendasi Tigor, selaku ketua CSR PasarTrainer, yang memiliki kenalan yang juga merupakan volunteer di SaCi.
Setelah melakukan komunikasi dan observasi lebih lanjut bersama para PIC serta volunteer SaCi, PasarTrainer menemukan banyak kesamaan nilai dengan komunitas tersebut.
Sahabat Anak Cijantung merupakan komunitas yang berfokus pada pendidikan anak-anak dari kelompok marjinal. Anak-anak yang mengikuti kegiatan di SaCi berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya anak-anak yang hidup atau bekerja di jalan, anak-anak manusia silver, pengemis jalanan, maupun anak-anak dari orang tua yang bekerja sebagai pedagang di pasar.
Dengan rentang usia mulai dari TK hingga SMA, SaCi menyelenggarakan pendidikan non-formal setiap hari Minggu. Meskipun berada di luar sistem pendidikan formal, SaCi tetap berupaya memberikan pembelajaran yang relevan dan bermanfaat bagi perkembangan serta masa depan anak-anak.
Salah satu hal yang menjadi perhatian PasarTrainer adalah komitmen SaCi dalam menggaungkan 10 Hak Anak.
Nilai tersebut menjadi salah satu alasan yang semakin menguatkan PasarTrainer untuk berkolaborasi. Kegiatan CSR ini pun menjadi kesempatan bagi PasarTrainer untuk ikut mendukung upaya SaCi dalam memberikan ruang belajar dan kesempatan berkembang bagi anak-anak.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kolaborasi pertama antara PasarTrainer dan Sahabat Anak Cijantung.
Empat Ruang Belajar, Satu Semangat
Dalam kegiatan CSR ini, PasarTrainer membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan usia dan kebutuhan pembelajaran.
Terdapat 22 anak kelas 3–4 SD, 10 anak kelas 5–6 SD, 8 anak SMP, serta 25 ibu atau orang tua yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Empat kelas dengan materi yang berbeda kemudian disiapkan agar pembelajaran dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing peserta.
Belajar Mengelola Keuangan Keluarga
Untuk para orang tua, khususnya yang mayoritas bekerja sebagai pedagang di pasar, PasarTrainer menghadirkan sesi Manajemen Keuangan Keluarga Sederhana yang dibawakan oleh Jono Effendy, CEO PasarTrainer.
Materi berfokus pada bagaimana mengatur keuangan keluarga secara sederhana dan memahami penggunaan uang berdasarkan kebutuhan.
Pesan yang ingin disampaikan cukup sederhana: berapa pun penghasilan yang diperoleh, kemampuan memahami money spending dan membedakan kebutuhan dapat membantu keluarga mengelola keuangan dengan lebih baik.
Bagi PasarTrainer, materi ini menjadi relevan karena keterampilan mengelola keuangan bukan hanya penting bagi mereka yang memiliki penghasilan besar. Justru, kemampuan mengatur pemasukan dan pengeluaran dapat menjadi bekal penting bagi setiap keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Mengenal Cara Berjualan dengan Lebih Baik
Kegiatan berikutnya adalah pelatihan Berjualan Sederhana yang dibawakan oleh Vienka.
Sesi ini ditujukan untuk anak-anak dan orang tua, dengan materi yang berkaitan dengan pemasaran sederhana dalam kegiatan berjualan.
Melalui pembelajaran tersebut, peserta diajak untuk memahami bagaimana cara menjual sesuatu dengan lebih baik dan mengenal prinsip-prinsip dasar pemasaran yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Materi ini juga menjadi relevan bagi para orang tua yang memang sebagian besar memiliki aktivitas berdagang, sekaligus memberikan pengenalan keterampilan praktis kepada anak-anak.
Membangun Keberanian Melalui Public Speaking

Untuk peserta usia SMP hingga SMA, Maya membawakan kelas Public Speaking.
Salah satu fokus utama kelas ini adalah membangun keberanian untuk berbicara di depan orang lain.
Tidak berhenti pada materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik. Dengan demikian, mereka tidak hanya mengenal konsep public speaking, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung untuk mencoba berbicara di hadapan orang lain.
Keberanian untuk menyampaikan pendapat, memperkenalkan diri, maupun berbicara di depan umum merupakan keterampilan yang dapat terus digunakan ketika mereka melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.
Belajar Huruf dengan Cara yang Kreatif
Sementara itu, anak-anak kelas 3–4 SD diajak mengikuti kegiatan Menggambar Hewan dari Huruf Vokal bersama Ammar.
Aktivitas ini dirancang untuk memperkenalkan huruf dengan cara yang lebih kreatif. Anak-anak diajak melihat bahwa satu huruf dapat dikembangkan menjadi bentuk gambar yang menarik.
Huruf “A”, misalnya, dapat dikembangkan menjadi gambar ayam. Huruf “I” menjadi ikan, “U” menjadi unta, dan “E” menjadi elang.
Setelah sesi menggambar, kegiatan dilanjutkan dengan permainan interaktif berupa permainan berebut bola antartim. Tim yang berhasil mengumpulkan bola paling banyak menjadi pemenangnya.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, pembelajaran dibuat lebih menyenangkan sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi dan berinteraksi.
Bukan Hanya Berbagi Ilmu, tetapi Juga Pengalaman
Salah satu hal yang membuat kegiatan ini berbeda adalah keterlibatan seluruh karyawan PasarTrainer.
Sebanyak 23 karyawan PasarTrainer ikut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Empat orang bertugas sebagai pengajar, sementara karyawan lainnya mengambil berbagai peran untuk memastikan seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Ada yang membantu kelancaran kelas, menangani acara, logistik, konsumsi, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya. PasarTrainer juga membagikan makan siang kepada para peserta serta memberikan perlengkapan seperti tas sekolah dan alat tulis.
Bagi para karyawan, kegiatan ini bukan hanya tentang menjalankan sebuah agenda perusahaan. Ini juga menjadi pengalaman baru untuk belajar berinteraksi dan berbagi secara langsung dengan masyarakat.
Meski membutuhkan tenaga dan waktu, kegiatan tersebut justru meninggalkan rasa senang dan puas bagi para karyawan karena mereka dapat melihat langsung bagaimana ilmu yang selama ini menjadi bagian dari pekerjaan PasarTrainer dapat dibagikan kepada orang lain.
Sebuah Pengalaman Baru bagi Anak dan Orang Tua

Bagi SaCi, kegiatan seperti ini memiliki arti tersendiri.
Aktivitas di luar rutinitas pembelajaran mingguan dapat memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, terutama dalam membangun kreativitas, keberanian untuk berinteraksi dengan orang lain, serta mengenal ilmu yang sebelumnya belum pernah mereka dapatkan.
Hal yang menarik, kegiatan CSR kali ini juga memberikan ruang belajar khusus bagi para orang tua.
Menurut pihak SaCi, kegiatan pembelajaran yang ditujukan kepada orang tua merupakan sesuatu yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya dalam kegiatan CSR pengajaran. Karena itu, sesi manajemen keuangan dan berjualan menjadi pengalaman yang cukup baru bagi mereka.
Setiap materi yang dibawakan PasarTrainer juga mendapatkan respons positif karena memberikan pengetahuan yang sebelumnya belum mereka temui.
Selain ilmu, berbagai perlengkapan yang diberikan seperti tas sekolah, alat tulis, serta makan siang juga menjadi bagian yang membuat peserta merasa senang dan terbantu.
Lebih jauh, kolaborasi ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya SaCi dalam mengamalkan dan mengupayakan 10 Hak Anak yang menjadi salah satu nilai penting bagi komunitas tersebut.
Ketika Langkah Kecil Menjadi Awal
PasarTrainer menyadari bahwa satu kegiatan yang berlangsung dalam satu hari tentu tidak akan menyelesaikan seluruh tantangan yang dihadapi peserta.
Namun, kegiatan ini juga tidak dimaksudkan untuk menjadi sebuah jawaban atas semuanya.
PasarTrainer berharap setiap materi yang dibagikan dapat menjadi pintu awal bagi anak-anak maupun orang tua untuk mengenal keterampilan baru dan memiliki keinginan untuk mempelajarinya lebih jauh.
Di hampir setiap kelas, peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan materi yang dipelajari. Hal tersebut menjadi salah satu bagian yang menggembirakan, karena peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mencoba menerapkan apa yang mereka dapatkan.
Dan mungkin, dampak paling sederhana justru terlihat ketika kegiatan selesai.
Saat para peserta bersiap untuk pulang, terdengar ucapan terima kasih dari anak-anak dan para orang tua dengan wajah yang menunjukkan kebahagiaan dan ketulusan.
Bagi PasarTrainer, momen tersebut menjadi pengingat bahwa berbagi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Melanjutkan Semangat untuk Belajar dan Bertumbuh

Tema “Langkah Kecil, Buka Masa Depan” pada akhirnya bukan hanya menjadi tema kegiatan, tetapi juga menggambarkan harapan PasarTrainer terhadap seluruh peserta.
Apa yang dilakukan di SaCi hanyalah sebuah langkah kecil. Namun, PasarTrainer berharap langkah tersebut dapat membuka satu demi satu pintu menuju masa depan yang lebih luas bagi anak-anak maupun para orang tua.
Setelah mengenal cara mengelola keuangan, belajar berjualan, mencoba berbicara di depan umum, atau menemukan cara baru untuk berkreasi, harapannya peserta dapat membawa pengetahuan tersebut ke kehidupan sehari-hari.
Tidak harus langsung melakukan sesuatu yang besar.
Cukup memulai dari satu langkah kecil.
Karena dari langkah kecil itulah seseorang dapat menemukan keberanian untuk mencoba, kemauan untuk belajar, dan kesempatan untuk berkembang.
PasarTrainer sendiri akan terus melanjutkan kegiatan CSR sebagai bagian dari komitmen tahunannya. Ke depan, perusahaan berharap semangat untuk berbagi pengetahuan dan kepedulian terhadap pendidikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan manfaat yang semakin luas.
Sebab pada akhirnya, membangun masa depan tidak selalu dimulai dengan langkah yang besar. Kadang, ia dimulai dari satu kesempatan untuk belajar.
Dan dari satu kesempatan itu, siapa tahu akan terbuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.